Minggu, 06 September 2020
RAHASIA SEDEKAH
Saat kita membantu anak yatim, siapa yang lebih senang? Anak yatim itu atau kita? Saat kita membantu orang dhuafa, siapa yang lebih senang? Orang dhuafa itu atau kita? Pikirkan dulu sebelum dijawab. Sudah? Si anak yatim dan si orang dhuafa memang senang. Namun jangan salah, ternyata kita-lah LEBIH senang.
Coba ingat-ingat kembali, pasti kita pernah mengalami perasaan senang ini. Merasa lebih senang, kok bisa? Simak deh penjelasan berikut. Satu pesan saya, sebelum men-share tulisan ini, baiknya teman-teman baca dulu sampai selesai. Boleh?
Begini. Telah ditemukan fenomena 'warm-glow-effect’ oleh James Andreoni pada tahun 1989, di mana orang-orang yang beramal atau berbagi, akan mengalami sensasi perasaan positif. Sekali lagi, perasaan positif ini diperoleh setelah tindakan mereka memberi atau membantu orang lain.
Studi tahun 2006 oleh Jorge Moll dari National Institutes of Health menemukan, sejumlah area di otak yang terkait dengan kenyamanan, koneksi sosial, dan rasa saling percaya TERAKTIFKAN ketika memberi. Otak pun dicurahi endorfin dan dopamin, sehingga menambah perasaan positif yang disebut helper’s high.
Keren apa keren banget? 🙂
Sederet penelitian menunjukkan korelasi antara sikap dermawan dan kesehatan. Di antaranya penelitian Stephanie Post, yang dimuat dalam buku Why Good Things Happen To Good People. Berbagi dapat meningkatkan kesehatan penderita penyakit kronis. Nah semakin membaca tulisan ini, mungkin teman-teman semakin tertarik untuk men-share-nya.
“Obati penyakitmu dengan sedekah,” pesan Nabi. Dan kita sama-sama tahu, sedekah itu luas bentuknya. Kita bisa berbagi dalam bentuk uang, tenaga, waktu, perhatian, doa, donor darah, atau yang lainnya. Mungkin, hal sederhana yang bisa kita lakukan saat ini adalah men-share tulisan ini. Bayangkan, setiap kali si pembaca tergerak hatinya untuk berbagi, maka kita (saya dan Anda) akan turut keciprat berkahnya. Insya Allah.
Terlepas dari itu, saya senang sekali melihat hadirnya pengusaha-pengusaha baru, apalagi yang soleh-soleh. Kenapa? Saya yakin, sedekah mereka lumayan. Dan semakin besar usahanya, insya Allah semakin besar sedekahnya. Biasanya begitu.
Yang belum punya usaha, semoga segera punya. Yang sudah punya usaha, semoga semakin besar. Insya Allah tambah sehat, sarat manfaat, berkah dunia-akhirat. Aamiin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar